Gema memegangi pipinya yang habis di tampar Almeera, ingin sekali Gema membalas perbuatan Almeera. Tapi dia tidak mungkin melakukannya, karena Almeera seorang wanita. Gema tidak pernah menampar atau memukul wanita, karena baginya jika Gema melakukan itu sama aja dia seorang pria pengecut.Yang hanya berani pada wanita, dia tidak suka itu. Baginya wanita itu lemah lembut, jadi lebih pantas di lindungi dari pada di sakiti. Itu prinsip Gema selama ini, apalagi dia punya Mama dan Adek seorang wanita. Gema nggak akan keterima, jika mereka di kasari lelaki termasuk Papanya sendiri. "Kenapa diam? Tampar balik aja kalau berani, tapi kayaknya nggak bakal berani deh. Loe kan pengencut," pancing Almeera sengaja. "Gue bukan pengecut, justru kalau gue nampar loe artinya gue pengecut beraninya cuma sa

