Sudah seminggu sejak menghilangnya Tuan Malaike dan Hatsu, selama itu pula semua orang berusaha mencari mereka. Tetapi ... tidak ada hasil yang didapat. Hatsu dan Tuan Malaike benar-benar bagai ditelan bumi. Beberapa tim penyidik yang bekerja siang dan malam juga menyatakan diri mereka menyerah, karena mereka benar-benar tidak menemukan satu jejak pun dari kedua orang tersebut. Danieru yang tak peduli hanya bisa melihat bagaimana sang ibu bersedih, tetapi ia melihat rasa lega memeluk sang kakek. Pria itu selama ini juga tidak bicara, pikirannya melalang-buana pada nasib Camilla. “Kau masih tak ingin bicara?” tanya Rachel yang tiba-tiba saja datang. Wanita itu terlihat tak kalah berantakan, matanya terlihat sembab, wajah pucat, bahkan rambut Rachel yang biasanya terikat rapi kini tergera

