“Ternyata dia memang tidak normal,” gumam Laura. Sejak Laura mencium pipinya, Leonard terus menjauh darinya, mungkin pria itu takut kalau istrinya yang bar-bar akan langsung menodai dan merenggut kehormatannya. “Kau bicara sesuatu, Lau?” tanyanya pada Laura, kepalanya menoleh sedikit dengan selimut yang menggulung seluruh tubuhnya. Bahkan saat di tempat tidur pun pria ini begitu takut pada Laura. Laura mengangguk, “Iya, aku bilang kau tidak normal.” jawabnya. Selimut itu langsung dibukanya oleh Leonard, “Kau bilang apa?” “Tidak normal.” Laura menoleh ke arah Leonard. “Kau tidak suka istrimu menyentuhmu, kau tidak suka aku dekat denganmu. Itu aneh, bukan? Kau memang tidak normal.” Leonard menari Laura ke dalam pelukannya, “Apa kau sangat ingin disentuh olehku?” Gadis itu kini berada

