Chapter 29

800 Words

Selama perjalanan menuju Agresia, Kepala Kenneth selalu berisikan pikiran tentang gadis kecilnya. Ingatan akan wajah Putri Ethelyn, sudah sangat lama Peri Arwell tidak pernah mengunjunginya. Jika bisa di katakan usianya kini sudah menuju dua puluh tahun, jika di masukkan ke dalam usia Andeleusia usianya sudah dua puluh dua tahun. Hati dan pikiran Kenneth begitu resah, tak ada yang bisa ia lakukan selain ke Andeleusia menanyakan langsung kepada Raja Amungke. "Tuan Kenneth," panggil Zabil kepada Kenneth yang melamun, dirinya menyadarkan Kenneth sebelum kuda miliknya terperosok kedalam lubang di jalanan. "Ya? Zabil maafkan aku." "Sepertinya Tuan Ken sedang tidak sehat, apa kita tetap akan melakukan perjalanan?" "Tidak apa-apa Zabil kita masih ada tiga hari untuk mengelilingi kondisi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD