Siuman

1107 Words

Aku duduk di depan jendela, menatap ke arah luar. Melihat lalu lintas mobil dan motor yang tidak akan pernah ada habisnya. Hari sudah mulai sore tapi Anna juga belum bangun. Apa mungkin ini efek dari obat biusnya? Aku sudah merasa sangat cemas sejak semalam. Aku benar-benar tidak mengerti. Dokter telah mengatakan bahwa Anna sudah baik-baik saja, namun kenapa dia belum bangun? Apakah mungkin ada kesalahan? Aku mendengar suara Anna, aku menoleh ke arahnya dan mendapati dia sudah membuka matanya. Aku bergegas menghampirinya, aku duduk di sebelahnya dan menggenggam erat tangannya. "Kau sudah sadar? Apa yang sakit? Katakan padaku?" Aku benar-benar sangat cemas, aku sampai ingin memeluknya ketika melihat ia membuka matanya. "Kau tak apa? Kau baik-baik saja?" Ia menatapku dengan tulus lal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD