Sore hari Arumi sampai di rumah kedua orangtuanya, bersamaan dengan itu Arif juga baru pulang dari kerjanya. Ia sangat heran melihat putrinya itu sudah kembali lagi ke sini, padahal baru saja tiga hari dari sejak dia mengantarnya pulang. "Arum," panggil Arif sebelum Arumi memutuskan membuka pintu. Wanita itu melamun hingga tak sadar akan kedatangan bapaknya. "Eh, Bapak." Arumi segera menciumi punggung tangannya. "Sehat, Nak?" "Alhamdulillah. Bapak sendiri?" Arumi balik bertanya dengan bersikap seolah baik-baik saja. "Alhamdulillah, bapak baik. Kamu baru sampai?" tanya Arif kembali. "Iya, Pak. Saat ini sepertinya Arum akan tinggal sedikit lebih lama," ucap Arumi kemudian. "Ya, sudah. Yuk masuk!" ajak ayah Arumi itu, dari nada bicaranya ia tahu ada sesuatu yang terjadi pada putrinya.

