Scent of The Devil Chapter 22 Hati Maara seketika menciut, ketika mendengar suara yang familiar itu tapi ketika dia membuka mata tidak menemukan Mazen di depannya. Yang dia temukan adalah seorang pria berwajah tampan dengan seringai jahil. Maara harus mengedipkan matanya, ia berharap jika pemandangannya salah, berharap jika wajah itu adalah wajah Mazen, tapi tetap saja wajah itu sama sekali tidak berubah. “Pejamkan matamu,” ujar pria yang telah menolongnya dari terkaman monster kelabang. Maara tetap tidak menutup matanya, “Mengapa aku harus menutup mataku?” protesnya yang hanya bisa dia ucapkan dalam hati. “Gadis ini,” geram pria itu. Menyadari jika gadis di yang dia tolong tidak akan dengan mudah menurut padanya, dia pun bergerak cepat kemudian menggunakan telapak tanga

