Reminder: Chapter ini mengandung isu sensitive tentang percobaan suicide yang mungkin akan mengganggu sebagian pembaca. Harap ditanggapi dengan bijak. ---o0o--- “Hhalo.” “Dd-dad. AAAKKKKK” Baru satu kata diucapkan, pipi Selena kini sudah membentuk bekas cap tangan berwarna merah hasil karya Hades. Pria itu tiba-tiba saja keluar kamar dan langsung menyambar ponsel yang dipakai Selena menghubungi Austin. Ia lalu membantingnya hingga pecah berkeping-keping yang secara otomatis memutus sambungan panggilan itu. Sebelah tangannya yang bebas juga menampar dengan keras Selena hingga jatuh terjengkang dan kepalanya membentur meja. Dengan wajah yang merah padam dan tanpa kata-kata, Hades menarik rambut Selena dan menyeretnya kedalam kamar mandi yang ada di bawah tangga. Tanpa banyak basa basi

