Anak Bang Sabenih

1603 Words

    Dentang bel tengah malam berbunyi lantang tiga kali, suara itu di sambut gegap gempita oleh makhluk astral yang ada di lingkungan sekolah milik Yayasan Teladan Bangsa. Anya dan Anya berlari di selasar kelas lantai dua, berlanjut menuruni anak tangga lalu berlari lagi  dari kelas ujung ke ujung lainnya. Di belakang mereka nampak hantu anak kecil berseragam taman kanak-kanak, nampaknya Dora sudah mulai diterima bermain oleh kedua makhluk tuyul botak itu.     Hujan tadi sore menyisakan dingin yang terasa menusuk jauh ke dalam sisa-sisa daging busuk milik Hantu bungkus yang sedang menemani Kunti menikmati bintang di angkasa yang berbalut gelap. Sesekali suara kepak binatang malam mengalihkan pandangan sosok bearmbut panjang itu dari angkasa.     “Mengapa kamu suka sekali memandangi bint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD