Bab 15.

2055 Words

“Hari ini temani aku ke pesta.” Lily yang awalnya ragu berakhir dengan mengiyakan. Selama satu jam mereka berdua pun bersiap. Lily keluar dari kamarnya dengan gaun yang sungguh anggun. Punggung indahnya terekspos dengan tali mutiara yang sangat cocok di kulit putih bersihnya. Bohong jika Naga tak terpesona. Dia sangat berdebar, bahkan pisang miliknya kini mulai menegang kembali saat menatap gadis di hadapannya tersipu malu. “Kau indah sekali.” Lily melipat bibirnya malu. “Kau juga selalu tampan dengan dasi kupu-kupu ini.” “Jangan bercanda, aku selalu tak nyaman setiap memakai ini. Entah kenapa dia menjadi lambang sebuah pesta.” Lily terkekeh, “Ayo pergi sekarang! Di sana kita akan bertemu dengan banyak orang, aku harus bisa mengendalikan diri agar tak cemburu padamu, Tuan.” “Aku tah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD