CHAPTER 44

2175 Words

“Kamu ikut saya, kita ke rumah Bu Melya.” Rian mengatakan itu, saat dirinya berhadapan dengan Priska. Sebelumnya, Rian sudah memanggil Adira, agar bergabung dengannya. Karena, pria itu akan mengantarkan Adira lebih dulu ke butik, setelah itu baru mengantarkan Priska ke rumah Melya. Tak hanya Priska yang terkejut mendengar apa yang Rian katakan, tetapi juga Reya dan Adira. Banyak pertanyaan yang muncul dalam benak mereka berdua, siapa sebenarnya gadis yang berada dihadapan mereka, namun tak ada yang berani menlontarkan pertanyaan. “Memangnya Mas Abi gak ada disini?” tanya Priska menghentikan langkah Rian. “Ikut saja kalau memang mau ketemu Pak Abi, atau saya tinggal. Saya mau antar Adira, ke butiknya Bu Melya,” jawab Rian dan berlalu pergi, bahkan pria itu tak mengatakan apapun lagi pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD