Dion

490 Words

      Aku berada di rumah sakit tempat Maya terbaring, dua hari lagi adalah hari di mana Maya akan menjalani operasi donor organ. Kulihat Maya tertidur lelap dengan selang di tubuhnya, kenapa wanita seperti Maya bisa menjalani kehidupan ini dengan begitu berat? Aku berbincang dengan dokter yang akan mengoperasinya nanti. Aku merasa kasihan dengan Maya, namun aku tak bisa berbuat apa-apa lagi. Mungkin ini sudah menjadi jalan takdirnya. Aku pulang ke rumah setelah melihat keadaan Maya, aku memilih tak kembali ke kantor polisi karena pikiranku sedang kalut, dan sulit untuk berpikir jernih. Aku pun menghubungi Ario dan langsung mengatakan kalau aku tidak bisa kembali lagi ke kantor hari ini. Aku mencoba untuk merebahkan diriku di atas kasur, hal itu membuatku sangat nyaman, entah kenapa pikira

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD