Baru membaca beberapa halaman dari buku catatan yang ditulis oleh Rena membuatku menitikan air mata, namun aku tidak serta merta untuk terlalu memercayai isi buku tersebut dan akan lebih berhati-hati mengcroscek kebenaran yang terjadi. Aku kemudian mencari berita di internet tentang kasus p*********n dua wanita di sebuah gudang tua, dan terlihat memang benar terjadi. Meski identitasnya disamarkan, aku melihat detil penyelidikan kasus, dan kasus itu ditangani oleh Bagas dan pak Heri, saat itu Bagas masih di divisi kriminal tiga, Tapi anehnya kasus itu tidak tuntas dan dihentikan begitu saja, entah apa penyebabnya. Keluarga korban dan teman-teman kampus Rena dan Aretta berdemo meminta keadilan, agar pelaku utama segera ditemukan, namun kasus itu seperti dihapus dengan sengaja. Aku tidak tahu

