"Ogah!" "Ya udah! Bagus!" dumelnya. Lalu ia berteriak, "Ummiiikk! Adrian berangkaaaaaat!" Adshilla mendengus. Ali sudah kabur lebih pagi karena tak mau menebenginya. Memang saudara-saudara yang asem, pikirnya. Padahal kalau dibandingkan dengan geng rusuh, mereka lebih kompak. Terpaksa Adshilla memesan ojek online pagi ini. Padahal kedua orangtuanya mengira kalau Shilla akan berangkat bersama Adrian. "Gak dianterin?" Tahu-tahu Agha muncul. Cowok itu sudah sejak Subuh berada di rumah Oma. Istrinya juga masih di sana. Ia memang hendak mampir dan istrinya akan menyusul setelah memberesi meja makan. Kini ia mendapati adiknya hendak mengeluarkan ponsel untuk memesan ojek online. "Ditinggalin," tuturnya manja. Cowok itu terkekeh. "Tungguin," tuturnya. Dengan senang hati, Adshilla menu

