24

1071 Words

A terbangun dari tidurnya. Ruangan putih dengan perabotan lengkap rumah sakit berada di sekitarnya ketika mata A berselancar dengan santai mengamati setiap titik yang menjadi pusat perhatian untuknya. Selang oksigen di hidungnya masih menjadi hal yang menganggu pernafasan A. Lalu selang dengan ujung jarum yang menusuk di urat tangannya dengan ujung lain sebuah botol yang menggantung di pinggir pada besi cukup tinggi, senantiasa menggantung di pinggir ranjangnya. A masih berbaring ketika jam di nakas kecil itu membuat perhatiannya cukup terganggu dengan angka digital tertera di kotak itu. "00.00" gumam A Ruangan seketika mati. Gelap yang diterima A di ruangan itu sudah dianggap biasa. Dirinya terbiasa dengan gelap di ruangan. Sendiri dan pergi menggapai mimpi di tidurnya. Kemungkinan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD