49

1072 Words

Rea terus mengawasi orang itu sambil berjalan mendekatinya. Rea pastikan pemuda itu memasang wajah putus asa. Rea tidak bisa berlari dan berteriak membujuknya untuk tidak lompat. Tapi sialnya seorang gadis berteriak tidak jauh di depan Rea berdiri. "Jangan lompat, Kak!" Teriak gadis itu Pemuda itu menoleh pada si perempuan yang jauh di depan Rea. Rea mempercepat langkahnya karena Rea merasa ada hal buruk yang akan terjadi. "Jangan mendekat, Sya!" Kata pemuda itu. Rea otomatis menghentikan langkahnya. "Kak, gue tau ini berat. Tapi kakak ga sendiri. Ada gue kak. Ada gue!" Isak si gadis itu Rea berbalik setelah ada yang menarik tangannya. "Arfan," gumam Rea "Re- harusnya kita ga usah ikut campur," ucap Arfan pelan Rea menolehkan kepalanya menatap lelaki yang berdiri di pagar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD