Rasa Sayang “Aku sedih karena di sini kita hanya bisa saling menyalahkan saja, rasanya aku sangat tidak berguna,” lirih sang gadis dengan isak tangisnya. “Jangan menangis seperti ini, itu sungguh membuat aku sedih, aku tidak berguna menjadi seorang Kakak, bukan kamu yang tidak berguna, tetapi Oppa, sudah jangan menangus lagi ya, Sayang,” kata Hyun Ja dengan tatapan mata yang sendu, lalu memeluk tubuh Ji So dengan erat. Mereka berdua menitikan air matanya. Baik bagi Ji So dan bagi Hyun Ja semuanya terasa amat memilukan. Air mata keduanya tumpah. Hyun ja begitu sedih karena tidak bisa melindungi sang adik, di sisi lain nyonya Wang adalah ibu kandungnya. Dan Hyun Ja begitu mencintai ibunya tersebut. Dalam hening malam yang m

