Wang Ji So lalu sampai di rumah, dengan segera gadis itu ke dapur untuk membereskan semua barang belanjaannya. Tubuhnya seolah seperti pohon tua yang hendak roboh. Benar-benar tanpa tumpuan sama sekali. Rasa lelah sudah tidak perlu di pertanyakan lagi. Secara semua kekuatannya sudah terkuras. Dari pagi sampai siang dia bekerja tidak ada hentinya. “Ya Tuhan tolonglah aku, rasanya tak sanggup untuk sekedar menaiki anak tangga tersebut. Lelah ya Tuhan, aku harus bagaimana?’ kata Wang Ji So di dasar hatinya. Dengan sekuat tenaga dia berusaha melangkah untuk menaiki anak tangga. Tiba-tiba saja kakinya seolah tak bisa menapak lagi. Sendi-sendi terasa mau terlepas dan tak ada kekuatan sama sekali. Pandangan matanya kabur dan dia tidak bisa menata

