Chapter Tiga Puluh Delapan

610 Words

        Sesuatu meredam suara ledakan yang seharusnya terdengar. Tapi semua itu seakan berubah menjadi letupan kecil. Bahkan semua seketika menghilang di balik sinar putih yang begitu menyilaukan.         Aster merasakan kehangatan menjalari tubuh. Matanya yang sedang terpejam seakan dibangunkan oleh cahaya yang sangat terang. Dia mencoba membuka mata perlahan, agar cahaya tersebut tidak membuatnya sakit.         Kicauan burung mulai terdengar beriringan dengan iringan nyanyian merdu para serangga. Padang rumput hijau membentang tak berujung. Membuat Aster tak sabar untuk menjelajahinya segera.         Aster bangkit, merapikan roknya yang sedikit kusut. Kemudian membenarkan letak jepit mawar pada rambutnya. Setelah itu, dia mulai berjalan menyusuri jalan setapak yang semakin terlihat j

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD