Pada akhirnya Genta pun luluh, setelah puluhan tahun membenci pria yang membuat hidup mamanya menderita itu. Beribu alasan kenapa Arya Harsa layak dibenci, memenuhi dua puluh tujuh tahun memori di kepalanya. Sebegitu banyak air mata dan sakit hati, terpaksa dia telan sendiri selama ini. Saat memutuskan untuk andil dalam perkara Gunawan, dia pun bertekad membalas mereka. Tak terkecuali papanya. Sangatlah tidak lucu, ketika kemudian Genta justru bimbang di tengah jalan. Padahal kalau mau, ibaratnya dia tinggal membalikkan tangan maka tamatlah riwayat papanya. Bukan hanya karir, harta, tapi juga nyawa. Jangankan balas menghancurkan pria itu, yang ada justru Genta mati-matian melindunginya. Sejak awal Ibra sudah memberikan kartu mati Arya Harsa, yang bisa Genta pertontonkan di publik jika dia

