Bab 98. Pembalasan Tersadis

2623 Words

Sadewa bisa dibilang lolos uji nyali. Niat awal membiarkannya ikut tanpa memberitahu dengan gamblang tujuan mereka, memang sengaja ingin mengetes mentalnya. Penasaran apakah dia akan sekonyol Cello, yang selalu berakhir klenger dan muntah di gudang. Tapi, nyatanya setelah ngeh dibawa ke tempat penjagalan, ternyata Dewa malah penasaran. Tidak terlihat sedikitpun takut, saat masuk ke ruang penyiksaan. Beda dengan Cello yang sudah mulai gugup. Terlebih saat melihat Dany akan dibantai. Mereka akui, Genta memang psikopat sinting. Mungkin karena dia dokter bedah. Biasa berurusan dengan darah dan mengobok-obok tubuh pasien yang sudah dibelek. Ditambah dendam kesumatnya, jadi sadisnya pun tidak kira-kira. Wajar kalau Cello yang phobia darah sampai klenger, ketika menyaksikan kelakuan Genta yang d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD