118. Shawn

2414 Words

“Adek, bangun yuk, sarapan dulu.” Adam lembut membangunkan kekasihnya. Setengah memeluk di atas Elsa. Membelai-Belai rambut kekasihnya. “Kalau sama Kak Elsa lembut! Sama aku enggak!” teriak Kevin. Melihat kesal ke kamar kakaknya yang tak tertutup pintunya. “Hah.” Adam memutar mata bosan. Baju olahraganya tak kalah basah dengan milik adiknya. Elsa menggeliat-liat di bawah Adam. Menggulingkan diri ke seberang. “Hahaha. Aku siapin air buat mandi ya?” “Hehehe. Terima kasih,” balas Elsa. Elsa dengan wajah batal dan lingerie tipisnya, benar-benar menggugah selera. “Hahaha? Kenapa? Pengen lagi?” tawa Elsa. Suaranya serak, dengan tawa di wajah. Adam menggelengkan kepala. “Heheh, nggak kok. Semalam kan sudah,” jawabnya. “Aku siapin air,” kata Adam, beranjak dari kasur. “Gendong,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD