112. Sheryl

2383 Words

Adam dan Elsa lama di posisi itu, dengan Elsa nemplok seperti koala. Lama kelamaan, orang-orang yang menonton mereka bubar juga. Satu per satu meninggalkan Elsa dan kekasihnya. “Dek?” “Hm?” “Nanti selesai ke rumah Mama, aku bawa Adek ke rumah Kakek ya? Kita mungkin akan nginep di sana beberapa hari. Nggak papa kan?” Elsa mengeluarkan kepalanya dari d**a Adam. “Aku saja?” tanyanya. “Hehe. Ya sama Kakak lah. Kakek nanti bakalan pakai alasan sudah tua dan lain-lain buat maksa Adek tinggal di rumah, padahal cuman pengen mantau Adek saja.” “Hm?” Elsa melepaskan diri dari pelukan Adam. “Bagaimana jika aku tidak sesuai dengan harapan Kakek?” tanya Elsa serius. Adam mengedikkan bahu, meraih Elsa untuk ia peluk lagi. “Biar. Nggak sesuai harapan Kakek juga biar. Kita kasih cicit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD