“Redo!!” Redo yang sedang tengkurap sambil membaca buku itu hanya menoleh sekilas. Tapi saat melihat sebuah bantal tergeletak di sampingnya, dia langsung menoleh. “Ngapain?” “Tidur!” Aidan menoleh lalu tersenyum kecil. “Lo kan lagi belajar, jadi butuh temen pendamping. Sekarang gue lagi bersikap kayak gitu.” “Dalam rangka apa, nih?” Seketika Redo terduduk dan menatap Aidan curiga. “Lo mau pinjem duit?” “Wah jangan ngejek lo!” Aidan pura-pura ngambek. “Gue bosen, Do. Dari tadi di kamar mulu. Sekarang nyari suasana di kamar lo.” Redo geleng-geleng mendapati Aidan yang cukup aneh itu. Tidak ingin terlalu memperdebatkan, Redo memilih melanjutkan membaca buku. Besok dia ada ujian ekonomi, pelajaran yang cukup sulit baginya. Suasana hening seketika menyelimuti. Aidan yang hanya berbaring l

