Rachel membulatkan matanya terkejud.Begitu pula dengan Alka.Pria itu nampak melongo sambil menelan ludahnya susah payah. Berbeda dengan bunda dan Ayah yang nampak menunjukan senyum jahil mereka saat melihat beberapa barang yang sudah tertata rapi di depannya. "Gimana?kalian seneng nggak?"Tanya Bunda membuyarkan keterkejutan keduanya. Alka dan Rachel kompak tersenyum canggung sambil mengelus belakang kepala mereka masing masing. "Ini buat apa bun?"tanya Rachel heran "Ya buat calon cucu kita lah sayang.Iya nggak yah?" Ayah mengangguk mengiyakan ucapan bunda.Mereka pun segera duduk di sofa diikuti Rachel dan Alka yang bergerak kaku. "Sayang kalian berdua kenapa sih?kok jadi diem aja kayak patung.Gimana?kalian suka kan?" Rachel melihat setiap barang barang yang berjejer rapi di sana.Pa

