Setelah mengantar Vanessa dan Tiara dengan selamat, Fahran berpamitan dan pergi ke taman yang pernah ia datangi dan bertemu dengan seorang wanita yang ternyata menjadi penyebab segala penderitaan Vanessa bermula. Dengan alasan yang sama seperti dulu, ia kembali duduk di bangku sambil memejamkan matanya dan memikirkan ucapan Vanessa yang sepertinya tidak akan membuka hati untuk siapa pun. Meskipun sulit, ia akan berusaha untuk mengikhlaskan rasa yang tercipta untuk Vanessa dan berusaha mencari wanita lain jika itu memang dapat membuat Vanessa bahagia. "Apa yang kamu lakukan di sini?" Fahran langsung membuka mata dan menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang telah mengganggu ketenangannya. Fahran mengembuskan napas kesal begitu melihat orang itu. "Tak penting untukmu apa yang kulakukan

