23

1490 Words

Vanessa bangkit dan membawa dirinya menuju balkon. Begitu membuka pintu yang membatasi kamar tidur dengan balkon, ia disambut oleh angin yang bertiup dari segala arah. Ia menghirup napas panjang lalu mengembuskannya. Netranya tak sengaja melihat sebuah mobil yang baru saja berhenti tepat di depan pagar rumah yang ia tinggali. Ia mengangkat bahu tak acuh lalu kembali masuk ke dalam kamar. "Itu mobil siapa, ya?" tanya Vanessa pada dirinya sendiri. Vanessa menjadi tak tenang. Entah apa yang menjadi penyebabnya, tapi ada satu hal yang mengganggu pikirannya sejak semalam. Yaitu bagaimana Reza menemukannya di tempat yang sangat jauh dari ibu kota. Karena kepalanya pusing akibat terlalu banyak berpikir, ia memutuskan mandi dengan air hangat agar pikirannya dapat tenang juga dengan tubuhnya yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD