“Tidak ada,” jawab Wallace cepat. “Ada!” “Tidak!” “Nanti malam kau tidur di kamar tamu saja!” “Eh, gak bisa gitu. Aku tidak salah apapun!” “Salah. Tidak boleh ada yang disembunyikan antara suami dan istri!” tegas Sarah sambil membuang muka ke luar jendela. “Ya, gak gitu juga dong, Rah. Itu kan masalah pribadi Kakakku, tidak ada hubungannya dengan kita,” bujuk Wallace. “Dua hari,” kata Sarah cuek dan Wallace meringis. Koq jadi makin lama? Dimana salah dia coba? Masa dia buka aib rumah tangga Kakaknya sendiri? Tapi celotehan istrinya itu sudah seperti musik pengantar tidur untuknya, rasanya sulit tidur kalau tidak mendengar istrinya itu mendongeng. “Baiklah,” kata Wallace kalah dan Sarah langsung memasang telinga baik-baik. Dia selalu tahu cara membuat suaminya menyerah. “Kak Ma

