Dan pesannya itu masih juga tidak dibalas sampai berjam-jam kemudian, yang membuat mood Alex menjadi buruk. Lionel yang sudah melihat wajah Bosnya yang ditekuk sejak pagi, berusaha menjaga jarak dari si Bos, dia tidak mau kena damprat. Setelah memberitahu agenda si Bos hari ini yang tidak jelas didengar atau tidak oleh si Bos, dia langsung kabur keluar dari ruangan Bos. Sekitar jam sepuluh, dia mendengar suara langkah ringan berirama dengan ketukan heels dan menoleh ke arah suara itu, lalu melihat Cassie Bowman sedang melangkah dengan anggun ke arahnya, tepatnya ke ruang Bosnya. “Selamat Siang, Miss Bowman,” sapa Lionel pada salah satu wanita yang pernah dia pilihkan sebuah kalung sebagai hadiah ulang tahun dari Alex. “Hal, Lionel. Alex, ada, kan, di ruangannya?” sapa Cassie. “Ada, Mi

