Perhatian

1127 Words

Aku baru saja selesai berganti baju setelah mandi lalu menghampiri Reyhan yang duduk di sofa sambil memegangi perutnya. Sepertinya dia sangat kelaparan. "Malam ini kita mau makan apa?" Reyhan menggeleng. "Aku mau minta uang ke Bapak aja, ya?" "Eh, nggak usah!" sergahku. Gila apa minta uang ke pak Burhan. "Aku masih punya roti untuk mengganjal perut. Aku kembali ke belakang untuk mengambil roti isi kacang yang berada di saku celanaku. "Ini makan aja," ucapku setelah sampai di depan Reyhan. Reyhan terdiam, menatap roti isi kacang yang aku sodorkan. Dia tampak ragu untuk menerima roti itu. "Ini makan aja," ucapku. Akhirnya Reyhan mengambilnya dan membuka bungkusnya. Ia menggigitnya sedikit lalu mengunyahnya. Ah, perutku berbunyi karena sebenarnya aku juga masih sangat lapar. Aku tersen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD