"Kapten, apa yang kau lakukan? Kau ingin membunuhku? Pelurumu berdesing di telingaku, hanya beberapa inci dari daun telingaku!" Bintang mengomel, ia sangat terkejut. "Hahahaha, tenanglah, Bintang. Kami para kapten ikut pelatihan menembak. Aku ahli dalam membidik, nilaiku cukup bagus dalam menembak." Deniz menyombongkan diri "Cukup bagus itu bukan berarti bagus." Bintang memutar bola matanya, ia mendengus kesal. "Singa Betina kesayanganku, kau baik-baik saja?" Deniz memeluk Yasmin. "Kau bilang apa?!" Yasmin melepaskan pelukan Deniz. Ia terkejut dengan gelar baru yang disematkan Deniz kepadanya. "Kau sungguh hebat, Sayangku." Deniz memeluk Yasmin dan mengecup keningnya. Bintang memalingkan wajahnya, ia tak sanggup melihat adegan romantika mereka. Sungguh! itu adalah pemandangan yang me

