Chapter 44

1361 Words

Joseph buru-buru balik haluan kanan ke arah dua sahabat lamanya yang sudah lama tidak bertemu dan tentu saja tidak bertegur sapa.   "Wah Dede, Pipi, kalian ternyata sudah tambah tua, ada uban pula. Lihat nih kepalaku, tidak ada uban dan tentu saja aaanti ubaan!" Joseph menunjuk ke arah kepalanya yang berwujud setengah kalor.   Dedi dan Pingkan melihat kepala kalor milik Joseph. "Wah, mantap. Kamu sekarang sudah kaloran, nggak perlu capek-capek pergi ke salon untuk rebonding," ujar Dedi.   "Mueheheheh! ah Dedi, kamu bisa aja deh. Kamu juga udah one pack nggak perlu capek-capek diet lagi, udah jadi orang senang ni yeee," balas Joseph. "Lihat perutku, kita gantian, kan kepalaku kalor, nah perutmu yang kalor nyembul macam wanita hamil, perutmu ah six pack."   "Muahahahahahaha!" Dedi d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD