Chapter 50

1411 Words

“Kita ke mana Lol?” tanya Laura sambil memandangi sekeliling jalan yang mulai dikelilingi pepohonan. Nampaknya mereka keluar dari perkotaan. “Ke rumah nenek gue. Dijamin gak ada yang nyari loe ampe ke sana,” jawab Lola. “Kok ke rumah nenek loe? Kenapa gak ke rumah loe aja?” heran Laura. “Ya elah non, orang-orang 'kan tau kalo gue asisten loe. Pasti mereka bakalan ngerubungi rumah gue juga,” jawab lola sambil menggerutu dalam hatinya kenapa bosnya ini cukup bego.     Laura hanya bisa manggut-manggut saja mendengarnya. Namun, sedetik kemudian ia memandang asistennya lagi. “Eh, ntar gue segan sama nenek loe. Gak ada tempat lain?” “Tenang aja, Lau. Itu emang rumah nenek gue tapi nenek gue udah meninggal. Jadi, rumahnya kosong. Loe bisa pake dulu tu rumah. Yah, kalo kondisinya agak mengen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD