Bab 15 – Dylan's Arrival

1556 Words

Serry menghela napas pelan seraya meremas ponsel di tangannya. Tampak Serry sedikit gelisah. Sudah hampir sepuluh menit setelah Serry mengirimkan pesan untuk Xander, tapi malah Xander tak kunjung muncul. Padahal Serry berharap sekali kalau Xander langsung datang kala dirinya memberi pesan padannya. “Apa Xander tidak datang, ya?” gumam Serry gelisah. Serry mendecakan lidahnya pelan. Ada sesuatu hal menyelinap dalam hati dan pikirannya yang membuat wanita itu tak tenang. Sungguh, Serry merasa tak nyaman akan ini semua. Saat Serry tengah mondar-mandir gelisah; tiba-tiba Serry mendengar suara bell pintu apartemennya berbunyi. Refleks, Serry langsung berlari ke arah pintu dan membuka kenop pintu apartemennya itu. “Xander?” Seketika senyuman di wajah Serry terlukis melihat Xander tiba di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD