Helina sangat suka menggoda Farhan, bukan berarti ia menyukai Farhan! No.. no.. tidak! Helina sudah menganggap Farhan lebih dari itu! Farhan adalah teman sekaligus kakak terhebat yang pernah Helina miliki dulu! Helina tak ingin jika Farhan menyukai nya kembali! lebih baik Helina berpura-pura menjadi seorang wanita yang pelupa sekaligus jahat! dari pada harus mengingatkan Farhan akan kejadian yang menyakitkan hati nya itu. "Farhan, maaf gua terlambat." Ucap seseorang yang baru saja datang di tempat penjual bubur ayam yang sedang mangkal itu. "Dokter, menyebalkan!" Lirih Helina pelan dan menatap sang Dokter dengan terkejutnya. "Bumil, menyebalkan!" Pekik sang Dokter terkejut menatap Helina malas. "Jadi, siapa diantara kalian yang menyebalkan sebenarnya?" Tanya Farhan bingung dan menatap

