Helina terkejut dan hanya bisa tersenyum kecut ketika Vian segera membuang muka saat ia beberapa saat saling memandang satu sama lain nya. Vian masih dilanda rasa kesal nya akan Helina, ucapan Helina tadi pagi masih saja terputar dengan jelas di kepala Vian yang mana membuat Vian salah tingkah saat berhadapan kembali dengan Helina saat ini. Helina dan Bu Ani berjalan ke luar pintu utama Rumah Sakit Cahya Delapan dengan wajah kebahagian karna sudah dapat memeluk dan melihat dari dekat wajah sang putri dan cucu nya itu. Semenatara para pria, Vian dan Ayah Gio tengah sibuk membawa barang-barang Helina selama di rumah sakit untuk mereka bawa pulang dan masukan di bagian belakang mobil. "Vian, itu taruh disini saja." Ucap Ayah Gio tegas dengan wajah serius nya itu segera memerintahkan Vian un

