Sudah Berencana

1327 Words

BAHAGIA Setelah Berpisah 45. ** PoV Author. "Bagaimana ini, Mbar. Kalau sampai kita di usir mau tinggal di mana kita?" Ibu berkata sambil terisak pada Ambar. "Aku juga gak tahu, Bu. Aku pusing menghadapi ini. Bagaimana bisa rumah kita di sita. Apa kita bakal numpang sama Mas Hamdan di rumah kontrakannya yang sempit itu?" "Ibu gak mau numpang di rumah dia yang sempit itu. Rumah ini nyaman dan Hamdan hanya ngontrak. Masa kita harus terusir dari rumah kita sendiri!" Bu Rowina panik. Wajahnya terlihat lesu. Dipandanginya Ambar yang juga kebingungan. "Kita juga gak bisa mengharapkan Bapak, Bu! Kita harus berusaha sendiri untuk keluar dari masalah ini. Kalaupun rumah ini di sita ya kita harus terima. Kita sekarang juga gak punya duit lagi. Minta sama Mas Hamdan juga percuma karena uang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD