Bahagia Setelah Berpisah 35. ** Ibu Rowina tiba-tiba jatuh pingsan setelah tahu kelakuan anaknya. Mereka berdua panik, Mas Hamdan segera mengangkat tubuh Ibunya dan membaringkannya di kursi. "Minggir!" katanya pada Wira, Sigit dan Rosita. Ambar segera mengambil minyak angin secepatnya di husapkan nya ke hidung sang Ibu agar dia segera sadar. Aku hanya mencibir ulah Bu Rowina yang ku anggap terlalu banyak gaya. Mengapa harus pingsan segala jika uang perceraian hanya kuberikan 10 ribu seperti tertera dalam buku nikah? "Ini semua gara-gara kamu, Yuni!" Mas Hamdan melayangkan pandangan padaku dan menunjuk diriku. Matanya nyalang menatap ku, seakan dia ingin menyerang ku. Aku seperti biasa santai saja menghadapinya. Walau d**a rasanya mau bergemuruh tetapi sebisa aku redam emosi dalam

