Bahagia Setelah Berpisah 42. ** PoV Hamdan. Anak kecil berusia sekitar 8-9 tahun itu menarik tangan Bapak. Aku dan Ambar tentu saja tersentak. Karena lelaki itu adalah Bapak kami, kami tak sangka saja Bapak berjalan bersama anak kecil. Apakah itu anaknya? "Bapak!" seru ku dan Ambar bersamaan. Bapak tersentak kaget melihat kami berdua ada di apotek. "Hamdan! Ambar!" sentak Bapak membulatkan netranya. Genggaman tangan anak itu dilepaskannya begitu saja. "Siapa, Pa?" tanya wanita itu, usianya sepertinya tak jauh dari aku. Mengapa wanita itu memanggilnya 'Pa'. "Anu ... Anu ...," kata Bapak Ragu. "Mas, aku beli s**u dua dan vitamin!" Lia menyela. "Ambil saja dulu dan nih bayar!" Aku memberi begitu saja dua lembar uang merah padanya supaya dia gak banyak bertanya. Lia heran meliha

