Princess Sudjono : TAMAT

2776 Words

"Kenapa Arfiq dan Indah?" tanya Aden santai, sementara Libra berdecak kesal. "Itu Arfiq lahiran!" "Arfiq?" Aden mencoba menahan tawanya. Itu pikiran kakak iparnya sedang kemana sampai bilang Arfiq yang lahiran bukan Indah. Libra menepuk dahinya pelan, "Bukan Arfiq, tapi Indah. Dia lahiran dan keadaannya---" Libra menghentikan ucapannya saat melihat sang adik yang sedang berjalan ke arah mereka berdua sembari membawa nampan dengan secangkir kopi. Aden mengikuti arah pandang Libra, dan di belakang sana ada sang istri yang sedang hamil muda berjalan. Melihat Linzi yang datang membawa sesuatu, dalam hati Aden mengumpat. "Den...," desis Libra menatap Aden tajam. Sementara Aden tersenyum kaku. "Aku yang ngambil buat aa, Kak. Bukan aa yang nyuruh aku." Libra yang tadi menatap tajam Aden me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD