Kamar Lunar

1071 Words

Kedatangan Arkan sudah bisa menjelaskan kalau hubungan pernikahan mereka nyata adanya. Hanya saja, ayahnya Lunar tidak suka mengenai pernikahan yang tidak dibicarakan dengannya terlebih dahulu. Hampir saja suasana menjadi tegang kalau tidak sang ibu yang menenangkan. "Sudahlah. Jangan buat semuanya menjadi rumit. Pernikahan sudah terlanjur dilangsungkan." Sang ibu mendekat pada suaminya sebentar agar bisa berbisik, "Yang penting anak kita sudah punya suami, apalagi lebih kaya daripada Nico. Hidup Lunar pasti akan sejahtera seperti apa yang kita inginkan selama ini." Sang ayah berdeham, menggeleng-gelengkan kepala. Dia memang senang kalau hidup putrinya sejahtera, tetapi bukan dengan cara menyerahkan Lunar begitu saja. Ada tanggung jawab besar yang harus diembannya sebagai orangtua jika m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD