11. Perdebatan Antar Mantan

1616 Words

“Pagi, Emily.” Keesokan harinya, Zalima yang lebih dulu menyapa. Mereka sudah sepakat memulai jadwal dari pukul delapan pagi, jadi satu jam sebelumnya dia manfaatkan untuk berolahraga. “Apa yang harus aku lakukan hari ini?” lanjutnya tanpa menoleh, sementara Emily mengikuti di belakang. Keduanya sedang menuruni tangga menuju ruang makan. “Pagi juga, Bu. Hari ini Anda akan sibuk tanpa istirahat. Tapi pertama-tama, Anda harus sarapan dulu.” Setibanya di ruang makan, Emily dengan sigap menarik kursi untuk Zalima duduki. Kening Zalima seketika berkerut—menurutnya itu terasa berlebihan. “Terima kasih, tapi lain kali nggak perlu. Aku masih bisa melakukannya sendiri.” “Saya hanya membantu. Ke depannya, saya harap Ibu bisa terbiasa, karena itu memang tugas saya.” “Ah, begitu? Baiklah.” Zali

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD