Selama berjalan olivia masih terisak. Mama juna tidak tega melihat menantunya yg sedang mengandung ini sedih. Akhirnya membawa ke kamar yuna. Karna memang kamar yuna yg terdekat dari sana, lagi pula yuna sendiri memang masi bersiap-siap dikamar. Tok.. Tok... Yuna membukakan pintu dengan kondisi menggunakan jubah mandi dan rambut yg digulung menggunakan handuk. "Mama, oliv." olivia dan mama juna masuk kedalam kamar yuna. "Ada apa ma ? Oliv kenapa ?" yuna bingung melihat olivia dalam kondisi menangis dengan rambutnya yg berantakan. "....." belum ada yg menjawab pertanyaan yuna. Mamanya dan oliv masih duduk ditepi ranjang yuna sambil diam. "Nih, minum dulu liv." olivia menerima air yg diberikan yuna lalu meminumnya, sedari tadi tangan mamanya masi mengelus-elus punggung oliv agar segera

