Deg! Jantung Lukas bagai berhenti berdetak ketika mendengar pengakuan jujur Remy mengenai kondisi dirinya yang bisa dikatakan sebagai penyakit. Lukas ingin tidak mempercayai apa yang didengarnya kali ini. Andai saja yang mengatakan ini adalah orang lain, mungkin Lukas tak akan mempercayainya. Tapi ini didengarnya langsung dari mulut Remy, pria yang selama hidupnya mungkin tak pernah mengatakan kebohongan. Bahkan untuk hal yang menyakitkan sekalipun, Remy akan mengatakannya dengan penuh kejujuran. Tak peduli seberapa besar menyakitkannya ucapan itu. Bagi Remy, kejujuran adalah hal utama. “Maaf, Tuan Remy. Tapi … tapi ini mengejutkan dan tidak masuk akal,” ujar Lukas dengan nada tak percaya. Remy tersenyum masam. “Tidak hanya kamu yang heran, Lukas. Karena aku juga merasakan hal yang sa

