Kenapa kok selalu kebetulan aku ketemu sama Pak Ricky? Padahal setiap pergi gak janjian tapi selalu ketemu terus. Kalau yang ketemunya Resti pasti bakal heboh dan akan sangat gembira bisa pulang diantarkan oleh Pak Ricky. Kenapa aku jadi mikir kemana-mana yaa...? Sudahlah mending aku mandi dulu terus sholat.
Aku ingin selalu membahagiakan orang tua ku dengan prestasi yang aku raih saat ini. Semoga usaha ku tidak sia-sia. Aku harus fokus sama tujuanku saat ini untuk lulus kuliah tepat waktu dan membuat orang tua ku bangga.
"drtt."
"drtt"
Oh, telepon dari bunda' gumam Senja.
"Hallo, Assalamualaikum Bunda" Salam Senja.
"Waalaikumsalam, anak bunda yang cantik, apa kabar kamu nak?" jawab Bunda.
"Alhamdulillah baik Bun"
"Bunda apa kabarnya? juga Ayah dan adek?"
"Alhamdulillah semuanya sehat sayang"
"Syukurlah kalau semuanya sehat, Senja jadi senang dengarnya"
"Iya sayang, bunda juga senang dengar kabarmu baik-baik saja. Gimana kuliahmu, Nak semuanya lancar?"
Alhamdulillah lancar Bunda. Sekarang Senja sedang nyusun skripsi. Doain biar lancar ya, Bun"
"Alhamdulillah kalau lancar, yang pasti Bunda sama Ayah akan selalu mendoakan semoga kuliah kau lancar selalu"
"Aamiin, makasih Bunda"
"Oh iya, Bunda lupa. Ada yang ingin bunda sampaikan sama kamu. kalau tidak keberatan akhir pekan ini kamu bisa pulang dulu? Apakah kamu sibuk?"
"Nanti, Senja lihat dulu jadwalnya ya Bun, mudah-mudahan tidak ada jadwal mendadak. Emangnya ada apa Bun, kok tiba-tiba minta Senja pulang dulu?"
"nanti kamu juga akan tahu. ya sudah, Bunda tutup dulu teleponnya, Bunda lupa tadi di suruh ayah. Assalamualaikum sayang !"
"Waalaikumsalam"
Kok aneh tidak seperti biasanya Bunda nyuruh aku pulang kalau bukan liburan semester. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa. Walau sebenarnya aku juga kangen mereka tapi kalau mendadak begini aku juga heran.