Tuhan.... Aku ingin menjadi buih di lautan dan menghilang, atau pergi ke dimensi lain yang jauh dari bumi. Tuhan... Takdirmu sungguh luar biasa hingga aku kehilangan kata-kata. Tubuhku beku saat bertatapan dengan mantan suami yang bersih bersinar seperti tanpa kaca. Tuhan... Engkau membuat manusia berbeda-beda supaya saling melengkapi, tapi kenapa aku bagian buriknya dan dia bagian kinclongnya. Hijabku miring, baju kumal penuh debu, wajah kusam berkeringat, badan bau ketek, keadaan paling menyedihkan untuk bertemu mantan. Aku ingin melarikan diri, ke mana saja asal bukan neraka. Karena saat ini aku sudah merasakan neraka di depan mata, yakni rasa malu luar biasa dari pertemuan tidak sengaja. Terakhir kali ke pulau Jeju, aku mengalami insiden memalukan. Walaupun tidak separah ini

