Di tempat berbeda Reya dan Zio masih dalam perjalanan menuju ke lembah kematian, Reya kembali membuka peta itu dan melihat ke arah mana yang harus mereka lewati. "Kak Zio, di dalam peta ini setelah keluar dari hutan kita harus menyeberangi sungai," ucap Reya memberitahu Zio. "Baiklah, tapi di mana sungai itu?" tanya Zio lagi. "Di dalam peta ini tertulis sungai itu terletak tidak jauh dari Desa Malaya," jawab Reya. "Desa Malaya, sepertinya aku pernah mendengar desa itu," guman Zio mencoba mengingatnya. "Apa kak Zio tahu dimana Desa Malaya itu?" tanya Reya. "Iya Reya, aku tahu ada salah satu prajurit sarkuella yang berasal dari Desa Malaya, prajurit itu pernah mengatakan Desa Malaya di kenal sebagai Desa terbang karena hampir seluruh penduduknya memiliki ribuan burung yang biasa hidup

