Pagi hari Reya terbangun tubuhnya tidak bisa bergerak karena Zio masih berada di atas tubuhnya. Reya lalu membangunkan Zio yang masih terlelap. "Kak Zio bangun," ucap Reya menyentuh pipi Zio. Zio yang mulai tersadar perlahan membuka matanya, ia merasa bersalah karena tadi malam sudah memaksa Reya. "Maaf Reya, aku melakukannya lagi," ucap Zio lirih. "Kak Zio, kenapa kau seperti ini kalau sampai Pria tua itu tahu bagaimana, hancur sudah semua rencana kita," ucap Reya kesal. "Iya Reya maaf, aku tidak bisa menahannya saat melihat tubuhmu," ucap Zio. Mencoba memegang tangan Reya tetapi Reya langsung menepisnya. "Sekarang pergilah kak Zio dari kamarku!" perintah Reya. Belum sempat Zio pergi dan memakai pakaiannya kembali tiba-tiba seorang pelayan masuk ke dalam kamar Reya dan melihat se

