Chapter 40

1160 Words

Tidur nyenyak sekaligus mimpi indah Chelsea terusik oleh suara berisik yang berasal dari ponselnya sendiri. Tanpa membuka mata terlebih dulu ia mulai mengarahkan tangannya pada nakas yang ada di samping ranjang untuk mengambil benda pipih tersebut. Ia berdecak kesal dan terpaksa membuka mata saat tangannya tidak menemukan keberadaan benda yang menjadi penyebab utama tidur nyenyaknya terganggu. Ia menghela napas lega saat benda pipih tersebut telah berhenti mengeluarkan suara nyaringnya. Ia juga baru menyadari bahwa laki-laki yang bersamanya kemarin malam mereguk kenikmatan, saat ini sudah tidak ada di atas ranjang. “s**t!” umpat Chelsea saat telinganya kembali mendengar deringan nyaring ponselnya. Dengan kesal Chelsea beranjak dari ranjang untuk mengambil clutch miliknya yang tergeletak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD