Sang Surya baru saja meninggi, cahayanya mulai memancar memeluk pagi dengan sinar yang hangat. Sovia tampak berjalan sambil menggendong seorang bocah lelaki. Kemudian mereka berhenti di depan meja makan untuk sarapan. Di mana Tuan Adam sudah terlebih dahulu duduk di sana. “Bagaimana kondisinya?” tanya Tuan Adam sambil menikmati sarapannya. “Sudah jauh lebih baik, tadi sudah diperiksa oleh suster,” jawab Sovia sambil mendudukkan bocah itu di bangku. “Baguslah, seharusnya dia masih dirawat sampai lukanya benar-benar pulih,” ujar Tuan Adam menanggapi. Dengan santai Sovia pun menimpali, “Kata dokter tidak apa-apa dirawat jalan, asalkan harus rutin kontrol.” “Iya sih, tetapi kasihan keluarganya nanti repot bolak-balik ke rumah sakit,” sahut Tuan Adam kembali. “Kamu tenang saja soal itu,

